Selasa, 05 Januari 2010

V. Akhirnya Aku Pulang

Mentari bersinar dengan sangat cerah hari ini seperti cerahnya hatiku saat ini. Akhirnya hari yang aku tunggu-tunggu telah tiba, obat dari rasa rinduku selama ini akan aku dapatkan hari ini juga.

Tidak terasa sudah 10 hari berlalu dan semua hari itu aku lalui dengan penuh kebosanan, namun hari ini semua rasa bosan itu akan hilang dengan kehadiran senyuman dari bunda, adik-adikku serta ayahku. Hari ini adalah hari yang paling menyenangkan bagiku, hari ini aku akan pulang ke rumah karena semua tugas-tugasku sudah selesai. Aku sangat gembira karena bisa menyelesaikan tugasku lebih cepat dari perkiraanku.

Aku bersiap-siap untuk pulang, aku ingin segera sampai di rumah. Semua barang yang ingin aku bawa telah rapi pada tempatnya dan akupun sudah selesai menghias diri. Namun ada satu hal yang membuat aku gelisah, sudah 30 menit aku menunggu kakakku tapi dia belum datang juga. Kakakku akan mengantarkan aku sampai ke terminal.

Setelah 45 menit aku menunggu, akhirnya kakakku datang juga dan aku bergegas pergi bersama kakakku.

. . .

Setelah melalui perjalanan yang melelahkan, akhirnya aku sampai di desaku yang tercita. Tepat pukul 5.30 wib aku sampai di rumah dan aku langsung menumpahkan rasa rinduku kepada adik-adikku dengan bercanda bersama mereka. Setelah puas bercanda, aku menghampiri bundaku dengan niat ingin membantu pekerjaan rumah yang mungkin belum diselesaikan oleh bunda.

Kini siang telah berganti dengan malam, aku melepaskan rindu pada indahnya suasana malam di rumahku dengan memandangi taman langit yang penuh dengan bintang yang sangat cantik dan kurasakan sambutan lembut dari angin malam yang begitu ramah. Sungguh berbeda dengan angin malam yang aku rasakan di Jakarta.

Karena tidak mau ketinggalan oleh suasana hangat bersama ayah dan bunda searata adik-adikku, aku segera masuk dan bergabung dengan mereka. Aku bercanda dan tertawa bersama mereka, aku sangat bahagia karena malam ini aku bisa melihat senyuman dari wajah mereka. Kini aku bisa tersenyum bahagia setelah melihat senyuman mereka lagi dan tiada rasa gelisah ataupun rasa bosan yang aku rasakan semenjak aku menginjak halaman rumahku dan melihat wajah ayah dan bunda serta adik-adikku dengan senyum manis mereka.

Kini aku sadar, tiada hal yang lebih berharga selain senyuman keluargaku. Tiada hari yang paling indah selain hari-hari yang aku lewati bersama ayah dan bunda serta saudaraku. Dan tiada yang bisa membuat aku tersenyum manis tanpa rasa gelisah selain karena melihat senyuman bahagia dari ayah dan bunda serta kakak dan adikku.

Aku sangat mencintai keluargaku lebih dari apapun, baik sekarang, besok dan sampai kapanpun aku akan tetap mencintai keluargaku…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar